Posts

Showing posts from May, 2012

Closing Remark :)

Kalo boleh cerita lain hal, biar masuk hari yang sama, begini : jadi hari ini adalah sesi terakhir konsultasi gratis (re: penelitian) dengan Ka Bona. Spesialnya, hari ini konsultasi berjalan 1.5 jam! Wow, entah kenapa hal-hal yang lagi didiskusikan menarik banget dan memang lagi butuh solusi untuk mengetahuinya.  Hari ini pun adalah hari ngambil hasil test LED darah. Rasanya gelisah mulu dari hari sebelumnya karena takut kalo hasil test nya di luar harapan. Setelah selesai UAS (50 menit kemudian) saya menemui Ka Bona di Psikologi. Saya datang lebih awal karena pas lagi UAS Teksan Ka Bona SMS bahwa tidak masalah jika mau datang lebih awal. Wah kebetulan UAS Teksan cuma 1 jam.  Sampai di Gedung B pun saya masih gelisah dengan SMS ke mama yang belum dibalas tentang hasil test nya. Sampai ketemu kak Bona pun saya masih gelisah. Pas Ka Bona mau duduk, ada  SMS masuk: "Iya Yu, 35." Alhamdulillah... nilai LED sudah turun. Seketika mood langsung senang banget dan konsultasi pun ber…

How Well You Know Yourself?

Menurut saya, akar dari segala sebab keraguan, galau, bimbang, di usia menjelang pendewasaan adalah ketidaktahuan kita akan siapa diri kita sebenenarnya. Terdengar simple kan? Tapi pasti sering terabaikan. 
Di saat kita sudah berhasil mendefinisikan diri sendiri, di saat itulah kita merasa nyaman terhadap diri sendiri,  tidak terus-menerus mempersalahkan diri sendiri seakan-akan kita adalah manusia buruk DIBANDING yang lain. Tidak! Kita sedang membicarakan diri sendiri, BUKAN orang lain. What is your strength? Find out! Coba ingat kembali kemajuan paling kecil yang ada diri sendiri dan rasanya sulit bagi orang lain untuk spt itu. 
Seberapa kenal sih diri kamu terhadap kamu sendiri? Pernahkah memperhatikan apa yang dibutuhkan 'perasaan'? Seringkah merasa bersalah untuk sesuatu yang sebenarnya sudah diusahakan untuk menjadi benar?
Semua orang pasti pernah salah, bahkan sering, it's okay.  Asal di setiap kesalahan itu ada usaha bagi kita untuk memperbaikinya. Usaha saja pun …

'Tonight' I Dont Feel Like Doing Anything :)

Baru aja pulang dari jalan-jalan malam hari ke daerah Blok M, melihat Jakarta di malam hari (padahal rumah saya juga daerah Jakarta haha). Seharian ini sudah belajar non-stop dari pagi sampe sore jam 3 belajar Perancangan Struktur: Beton. Tiba-tiba, saya masuk angin, punggung berasa agak gak enak plus perut lapar, terasa sekali saat perjalanan kontrol ke dokter gigi. Sampai di rumah dokter, ada kertas yang ditempel di jendela bawha sudah 4 hari berturut-turut (termasuk hari ini) tidak ada kontrol untuk sementara waktu. 
Karena lelah seharian belajar (sebenarnya sebel), jadi teringat untuk refreshing diri sendiri, trus keinget dengan cerita Bu Cindy yang ngebolang sendirian naik Bus TransJakarta di libur weekend panjang minggu lalu dan acara Car Free Day besok tentang kampanye tas kain untuk belanja. Tapi, besok ada agenda lain. Yaudah, karena sudah suntuk dan tampaknya bisa juga hari ini dijadikan refreshing sejenak, saya meminta mama buat keliling Jakarta malam-malam. Tapi kemana?
G…

Extrovert Time

Alhamdulillah...... Saat bersama teman-teman, saat tertawa bersama, dalam hati aku berkata "Ya Allah, indah banget saat ini, semuanya tersenyum, saya bisa merasakan kenikmatan ini :)"
Bahkan saat lelah mengerjakan tugas bersama teman pun, saya masih bisa tersenyum, saya senang karena saya dan teman-teman sedang berjuang untuk menyelesaikan tugas, meskipun lelah seperti apa pun, tapi senang rasanya bisa bersama mereka, mungkin ini namanya Extrovert, saat dimana saya membutuhkan orang lain untuk mendapatkan energi baru. 
Lebih tepatnya hari ini.  Meskipun seharian kepala saya pusing nya minta ampun, tapi saat teman-teman tertawa dan menjadi ikut tertawa, rasanya nikmat banget, sejenak pusing agak sedikit hilang saat tertawa (tapi lanjut pusing lagi sih setelah itu hahaha)
Kadang suka bersyukur berulang-ulang bahwa saya punya teman dekat di sipil maupun di lingkungan, saat saya kangen dengan teman-teman lingkungan, saya punya waktu kosong di hari kamis hampir seharian untuk be…

PAL-V : A Flying Car

Image
Jika ingat dengan Flying Car nya Harry Potter, mungkin ini adalah inovasi masyarakat Belanda tentang Flying Car, haha. Semenjak Henry Ford membangun T-Ford, masyarakat memimpikan sebuah kendaraan yang dapat dikendarai seperti di darat dan juga dapat TERBANG! Yap, dan PAL-V Europe NV adalah jawabannya. Proyek mobil terbang ini sudah mulai dibuat sejak tahun 1999, dimulai dengan mencoba berbagai teknologi dan mengevaluasi berbagai konsep. PAL-V mengkombinasikan prinsip aman dan mudah untuk terbang, gyrocopter dengan teknologi ’menaikkan kendaraan’.
Setelah 7 tahun melakukan konsep pengerjaan, akhirnya PAL-V berhasil membuat prototype komersial pertama yang mengkombinasikan semua teknologi, membuat design, dan memulai produksi, serta melakukan market launch. Untuk mengendarai PAL-V ini dibutuhkan sport aviation license.
PAL-V memiliki 3 roda dan dapat mencapai kecepatan di atas 100 mil/jam baik saat di udara maupun di darat. PAL-V membutuhkan energi sebesar 160 kW untuk mesin menggunakan b…

Chipknip : Smart Chip on Debit Card

Image
Ada hal yang menarik lainnya dari negeri Belanda, namun sebenarnya sudah cukup familiar di Indonesia tapi tetap unik J,yaitu Chipknip. Dari kata “Chip” pasti sudah langsung familiar ya dengan sebuah chip pintar yang biasanya kita temui pada kartu E-Toll atau kartu mahasiswa saya, hehe (Kartu Tanda Mahasiswa di Universitas Indonesia). Sesuatu yang unik di Perbankan Belanda adalah penggunaan chip pada kartu ATM di beberapa bank Belanda seperti  Rabobank, Fortis, dan PostBank.
Chipknip adalah ’dompet’ elektronik, digunakan untuk transaksi retail kecil dengan batas maksimum pembayaran sampai 15 Euro tanpa harus memasukkan nomor PIN di setiap transaksi pembelian. Masyarakat Belanda biasa menggunakan Chipknip seperti pada fasilitas catering, vending machines, fasilitas fotokopi/printer di kampus.
Untuk dapat menggunakan Chipknip, nasabah terlebih dahulu harus melakukan pengisian dana (top up) Chipknip pada kartu ATM-nya di terminal Chipknip yang terdapat di samping terminal ATM bank yang te…

Vrachtfiet : Becak Versi Belanda

Image
Bersepeda adalah sesuatu yang menyenangkan dan menyehatkan bukan? Biasanya, masyarakat Indonesia dominan senang bersepeda di hari Sabtu atau Minggu untuk tujuan kesehatan. Namun, sebenarnya sepeda dapat dimanfaatkan lebih efisien lagi terutama untuk mengatasi kemacetan di Jakarta. Tentu saja, pengadaan fasilitas sepeda dalam kehidupan sehari-hari perlu dukungan pemerintah demi membuat pengguna sepeda merasa aman dan nyaman saat bersepeda.
Mari kita tengok sejenak sepeda elektrik yang digunakan di Belanda untuk tujuan komersial dan menjaga kelestarian lingkungan, yaitu : Vrachtfiet atau ’Cargo Bike’. Vrachtfiet ini adalah sebuah karya inovasi dari dua orang mahasiswa Delft University of Technology: Onno Sminia dan Louis Pierre Geerinckx. Mereka terinspirasi untuk membuat sebuah alat transportasi yang dapat memindahkan barang dalam jumlah cukup besar untuk penggunaan di dalam kota. Penggunaan Vrachtfiet selain menghemat ongkos kirim, Vrachtfiet ramah lingkungan karena sepeda ini didukung…

having (love) relationship more than once?

Postingan ini saya buat bukan karena sedang galau, karena galau tampaknya sudah bukan menjadi habitual atau mood saya, haha (<-- gayya). 
Melihat sebuah home Twitter beberapa teman yang mencantumkan twitter pacarnya membuat saya berpikir sesuatu: "Gimana ya rasanya bisa mencintai lebih dari satu orang? Apa gak risih dengan kisah lama dengan mantan sebelumnya? Sementara sekarang sudah berpasangan dengan yang lain. Padahal dulu sama yang mantan semuanya serba terbuka (perasaan/hati)."
Mencintai dalam hal ini adalah mencintai saat pacaran, tau lah ya pacaran itu (di sini) mengungkapkan semua kepribadian dan perasaan (bukan dari pengalaman loh ya, tapi dari pengamatan haha). Bukan mencintai dalam hal 'crushing on someone' (beda dong ya). 
Membayangkan hal itu jadi bercermin pada diri sendiri. "Oh mungkin karena saya begini jadi begini, mungkin Allah mengira yang baik seperti ini dan itu." Jadi teringat kutipan teman : "Jika saya sudah mencintai satu or…
Image
This a video that Bona gave in the second day of training (last part) 
*just take the positive thing

random

Rasanya kasihan melihat diri sendiri selalu berkutat pada hal yang rumit,
yang sebenernya perlu ada waktu untuk menambah energi entah saat sendiri (introvert) dan bersama teman-teman (extrovert).
waktu dimana saya melakukan berbagai hal positif yang saya suka lakukan, my real passion.
Dan saya rasa saya butuh waktu itu saat ini.
Perlu saya bangun.
Banyak hobi dan target 'wanna be' di luar dari dunia Sipil yang ingin saya raih.
Dan terkadang saya berpikir, bahwa Sipil-Struktur bukanlah passion saya.
Padahal saya suka seni: melukis, musik, kreativitas, desain.

kadang berpikir bahwa diri sendiri adalah korban dari formalisasi.
Ya, formalisasi. Bahwa saya sekolah untuk bekerja menjadi seorang yang sukses, lalu bekerja dan mendapat banyak uang. Itukah?
Andaikan saat itu saya lebih dewasa dan lebih bijak.
Tidak dipungkiri bahwa saya ingin bekerja sama di kantor bersama orang banyak.
Menjadi seorang engineer di sebuah jurusan yang saya suka, mungkin Transportasi.

wanna "Me"…