PAL-V : A Flying Car


Jika ingat dengan Flying Car nya Harry Potter, mungkin ini adalah inovasi masyarakat Belanda tentang Flying Car, haha. Semenjak Henry Ford membangun T-Ford, masyarakat memimpikan sebuah kendaraan yang dapat dikendarai seperti di darat dan juga dapat TERBANG! Yap, dan PAL-V Europe NV adalah jawabannya. Proyek mobil terbang ini sudah mulai dibuat sejak tahun 1999, dimulai dengan mencoba berbagai teknologi dan mengevaluasi berbagai konsep. PAL-V mengkombinasikan prinsip aman dan mudah untuk terbang, gyrocopter dengan teknologi ’menaikkan kendaraan’.

Setelah 7 tahun melakukan konsep pengerjaan, akhirnya PAL-V berhasil membuat prototype komersial pertama yang mengkombinasikan semua teknologi, membuat design, dan memulai produksi, serta melakukan market launch. Untuk mengendarai PAL-V ini dibutuhkan sport aviation license.

PAL-V memiliki 3 roda dan dapat mencapai kecepatan di atas 100 mil/jam baik saat di udara maupun di darat. PAL-V membutuhkan energi sebesar 160 kW untuk mesin menggunakan bahan bakar bensin yang dapat mempercepat PAL-V dari 0-100 km/jam dalam kurang dari 8 detik, sampai ke perjalanan menuju kecepatan 180 km/jam. Untuk penggunaan di darat, PAL-V ekonom 12 km/l untuk jarak 1200 km.

Sayangnya, untuk mengubah mode dari car ke flying car, PAL-V harus diberhentikan terlebih dahulu, baru mengeset sistem flying car (tidak ada mode Transformer). ’Buntut’ belakang akan memanjang dan rotor akan dilipat yang membutuhkan waktu kurang dari 10 menit.

PAL-V membutuhkan landasan (pavement atau rumput) sekurangnya 165 m untuk dapat lepas landas dan 30 m untuk mendarat. Saat di udara, PAL-V dapat mencapai kecepatan 180 km/jam dengan minimum kecepatan 50 km/jam. Dalam mode penerbangan, ekonomis bahan bakar dapat mencapai 36 liter/jam untuk jarak penerbangan 350-500 km.

"You can drive like a car with your normal car, then you can fly like a plane but in one vehicle." PAL-V CEO Robert Dingemanse says. "So if you want to fly over a mountain you can do that and then drive at the other end and go to your destination or fly over water or past a traffic jam, of course. All those kind of things are possible now."






Referensi :

Comments

Popular posts from this blog

The Journeys in 2017

Kisah Ranting dan Ketidaksempurnaan

Opini Tentang Depresi