Road To Wisata Bahari Lamongan

Tur keluarga tahun ini adalah tempat wisata di Lamongan. Setelah selesai shalat Idul Fitri, pulang ke rumah Mbah, langsung deh packing baju dan makanan. Sekeluarga berkonvoi 5 mobil. Tahun ini, keluarga yang datang banyak. Kami berangkat dari rumah Mbah (Ngawi) sekitar jam 9 pagi. Baru seperempat perjalanan, ada mobil yang radiatornya panas, turun dulu, ngisi air, baru lanjut jalan. Sepuluh menit kemudian, ada mobil lainnya yang tiba-tiba mogok. Service mobilnya gak tamggung2 : 10 jam! Wisata di jalan deh. Hari mulai gelap dan alhamdulillah mobil bisa pulih kembali. Akhirnya kami berhenti di sebuah tempat pengisian bahan bakar, shalat maghrib lalu melanjutkan perjalanan sampai ke Lamongan. 

Selama perjalanan, mostly, saya gak tidur karena seneng banget dengan perjalanan malam hari haha. Akhirnya kami sampai di Kendil Wesi, Lamongan jam 23.30. Kami memutuskan untuk mencari penginapan dekat tempat wisata dan ternyata ada yang kosong! Alhamdulilah.. 
Di sini tempat kami menginap:

tempat penginapan keluarga
suasana di luar penginapan


Suasana di luar penginapan yang jalannya berbukit2, mengingatkan pada suasana di lingkungan perumahan Korea kayak di drama2 itu hehe.

suasana di dalam penginapan
Rumah penginapan cuma terdiri dari 2 kamar kosong dan 2 kamar mandi, tapi ruang tengahnya luas banget, jadi bisa ngemper tidur di atas karpet. 

big family :)
Lalu, kami langsung melanjutkan perjalanan ke Tanjung Kodok (Wisata Bahari Lamongan) tepatnya jam 8 pagi. Hanya butuh waktu 10 menit untuk sampai ke tempat wisata dari penginapan. Saat memasuki gerbang utama, terdapat sebuah icon kodok besar banget: 

Tanjung Kodok
Tempat parkir masih banyak yang kosong sehingga mudah mendapatkan tempat parkir yang adem hehe. 

karcis parkir mobil
Tampak Depan
Icon kepiting besar itu seperti benar-benar ada kepiting besar nempel di gedung. Itu gimana nyetak betonnya ya? Hall depan WBL ternyata sudah cukup ramai.


*Inshaa Allah dilanjutkan lagi ya minggu depan :) Sekian report dari Ngawi

Comments

Post a Comment

what do you think?

Popular posts from this blog

The Journeys in 2017

Kisah Ranting dan Ketidaksempurnaan

Opini Tentang Depresi