a thing called 'menyimpan perasaan'

Subhanallah rasanya..
Saya baru tahu bawa ini adalah cobaan, saya yakin.
Kelabilan hati naik turun.


Sampai saya merasa ada di satu titik dimana saya berpikir :
"Sungguh, perasaan ini telah menyingkirkan rasa cinta pada-Nya. Ini salah."
"Entah perasaan ini datang dari momen apa. Rasanya sudah berkali-kali bertemu tapi sungguh tak ada rasa tertinggal. Tapi mengapa sekarang jadi terselip di hati? Mungkinkah doanya?"
Lantas aku berusaha kembali mendekat kepada-Nya. Kembali kuperbaiki ibadah.
Perlahan hati mulai stabil.

Namun, hati kembali labil. Dalam level lebih rendah.
Tiba-tiba saya teringat akan pernyataan seorang sahabat :
"Jika memang rasa cinta itu sedang ada dalam hati ini, coba dikembalikan lagi pada pemikiran bahwa: Siapakah yang memberikan rasa cinta itu pada kita?"
Subhanallah, rasanya tenteram sekali.

Sampai di satu titik saya berpikir :
"Jika perasaan itu sampai saya balas dengan ucapan, lantas saya mau apa? Pacaran bukanlah hubungan yang saya inginkan. 
Menikah? Hoho, tidak semudah itu. 
Lalu bagaimana?
Ah benar saja. Tak ada jalan lain kecuali fokus memperbaiki diri. Untuk apa saya fokus terhadapnya sementara saya sendiri belum siap? Saya berserah diri apakah dia atau bukan. Hanya Allah yang menentukan. Apa daya diri ini?"

Benarlah apa yang dikatakan Darwis Tere Liye :


"Tetapi om tere, saya pengin tahu apakah dia suka saya atau tidak. Saya juga pengin dia tahu kalau saya suka sama dia. Bukankah itu nggak dosa? Nggak dilarang agama?"
--pertanyaan ini kita sebut saja datang dari Puteri, 16 tahun.
Maka berikut jawaban terbuka yang saya posting saja biar banyak yang ikut membaca:
"Tentu saja itu tidak dilarang agama, Puteri. Jatuh cinta itu tidak dosa. Beberapa orang yang paham agama, yg saya baca di buku mereka, bahkan bilang jatuh cinta itu suci.

Nah, hanya saja, coba dengarkan sesuatu yang akan Om jelaskan berikut. Tidak, Om tidak akan ceramah, hanya mengingatkan. Bahwa, ada sebuah kekuatan sakti tiada tara yang bisa dimiliki seseorang dari proses jatuh cinta. Kekuatan yang bisa membuatnya berubah menjadi amat mengagumkan. Kekuatan rahasia yang rumusnya amat terbalik dengan dipahami orang banyak--termasuk yang kamu pahami. Kekuatan rahasia di muka bumi.

Apa kekuatan itu? Itulah yang disebut dengan "Kekuatan menyimpan perasaan". Puteri jatuh cinta dengan seseorang di usia yang sangat mudah, maka simpan perasaan itu, sambil terus mengikrarkan diri akan menjadi wanita paling baik baginya kelak saat masa-masa itu tiba. Puteri ingin menjadi wanita paling cantik baginya, bukan? Menjadi wanita paling pintar? Paling mandiri dan bisa diandalkan, bukan? Maka simpan perasaan itu, simpan erat-erat, jangan biarkan tumpah, dan teruslah memperbaiki diri.

Sungguh, itu akan menjelma menjadi kekuatan hebat tersebut. Lima, enam atau sepuluh tahun lagi, saat masanya tiba, maka jadilah Puteri seorang wanita yang diinginkan, dengan tetap menjaga kehormatan perasaan. Well, kalaupun ternyata dia sudah dimiliki orang lain, yakinilah, Puteri akan mendapatkan pilihan berikutnya yang jauh lebih baik.
Itulah kekuatan rahasia di muka bumi tersebut: 'Kekuatan menyimpan perasaan'. Tidak akan dipahami oleh orang2 yang memilih buru-buru bilang, pengin tahu, pacaran, dan sebagainya. Mereka terlanjur asyik atas hal-hal yang buru-buru, melupakan kalau di luar sana ada banyak kesempatan dan jelas ada milyaran laki-laki lain.

Apakah ini benar-benar ada? Percaya pada Om, lakukan, maka sepuluh tahun lagi, tolong ceritakan ke banyak orang, apakah itu benar-benar terjadi.


Comments

Popular posts from this blog

Kisah Ranting dan Ketidaksempurnaan

The Journeys in 2017

Opini Tentang Depresi