Dididik Sambil Bersiap Mendidik (In Shaa Allah)

Sempat cengar-cengir sama Icha di depan rak sebuah toko buku saat memegang sebuah buku tentang mendidik anak, muehehe. Karena rasanya belum saatnya untuk membaca itu, akupun mengurungkan niat. Kemarin tiba-tiba ketemu posting dari akun DB Hijab Alila seperti ini :

#DARIMANA MEMULAI MENDIDIK ANAK YANG SHALIH...?

Untuk membuat anak menjadi shalih tidaklah dimulai sejak dia dilahirkan, tetapi dimulai sejak dia masih di dalam kandungan ibunya. Bahkan lebih dari itu, pendidikan anak yang shalih dimulai ketika sang bapak mulai mencari calon istri yang shalihah, sosok yang akan menjadi ibu bagi putra-putrinya kelak.

Guru kami Abu Hasyim Asy Syihri menukilkan kisah dari kitab Tuhfatul 'ursy karya Mahmud Mahdi Al Istanbuli bahwa seorang pria baru saja menjadi seorang bapak. Dia datang kepada seorang ulama untuk bertanya tentang pendidikan putranya yang baru lahir.

Dia bertanya,"Wahai syaikh, putraku baru saja lahir. Aku ingin engkau menjelaskan padaku tahap-tahap untuk mendidiknya agar menjadi anak yang shalih dari sedini mungkin ... "

Ulama tersebut menjawab," sedini mungkin? Kalau begitu sungguh engkau telah terlambat ... "

Kenapa sang bapak dibilang sudah terlambat? Karena untuk membuat anak menjadi shalih tidaklah dimulai sejak dia dilahirkan, tetapi dimulai sejak dia masih di dalam kandungan ibunya. Bahkan lebih dari itu, pendidikan anak yang shalih dimulai ketika sang bapak mulai mencari calon istri yang shalihah, sosok yang akan menjadi ibu bagi putra-putrinya kelak.

Comments

Post a Comment

what do you think?

Popular posts from this blog

The Journeys in 2017

Kisah Ranting dan Ketidaksempurnaan

Opini Tentang Depresi