Keteguhan Hati

“Dan sungguh akan Kami berikan cobaan kepadamu dengan sedikit ketakutan.” (QS al-Baqarah : 155)

Entah sudah tameng hati keberapa yang terkoyak.
Tenang, In Shaa Allah tameng itu tidak akan habis, selama masih ada keyakinan: “Terus mendekatlah kepada-Nya. Setawar apapun hatimu saat itu. Allah Yang Maha Membolak-balikkan hati.”

Ingatlah saat sendiri, terasa hanya ada Allah melindungi. Saat aku bersedih, saat aku ketakutan, saat aku gundah, saat aku kehilangan harapan, saat aku terpuruk, hanya Allah yang aku sandarkan, tempat aku berharap dan meminta.

Saat masalah di hadapanku terlalu rumit dan menemui jalan buntu, hanya Allah yang aku sandarkan. Aku tidak tahu bagaimana solusi itu, tak terbayang, apapun bisa terjadi.

Saat orang lain hanya bisa berkomentar, Allah lah yang beraksi. Allah yang menciptakanku, Allah sangat menyayangi hamba-Nya dengan cara-Nya. Patutkah memilih manusia daripada Allah?

Saat sahabatku mengingatkan bahwa mungkin ini yang namanya keteguhan hati seorang muslimah, bagaimana ia bisa menghadapi berbagai macam bentuk “modus” dan “PHP”. Benar, kita diuji.

Seperti ada beban yang lepas dari punggungku, Alhamdulillah. Alhamdulillah, sebelum seminar hari Minggu nanti (In Shaa Allah), setidaknya aku bisa meluruskan niatku, bukan karena siapa tapi karena apa, sekarang niatnya adalah ini kulakukan entah untuk siapa. Mudah-mudahan Allah memberikan yang terbaik, aamiin :’)

Terima kasih Ya Allah, mungkin ini jawabannya. Fokus memperbaiki diri dan bersabar, bukankah itu termasuk ikhtiar? Mudah-mudahan Allah memudahkan dan meridhai niat ini (Aamiin).

Ihdinassiraatal mustaqiim (tunjukkanlah kami ke jalan yang lurus) 

Comments

Popular posts from this blog

The Journeys in 2017

Kisah Ranting dan Ketidaksempurnaan

Opini Tentang Depresi