Posts

Showing posts from May, 2013

4 Jam di Tebet

Image
Hari ini memutuskan untuk sedikit refreshing setelah seminggu ini digalauin sama skripsi T.T Sempat beberapa hari gak melanjutkan analisis karena status yang menggantung karena dosen pembimbing tidak kunjung ke kampus di saat sedang sangat diperlukan. 
Hari ini adik les di BTA 45 Tebet dekat stasiun Cawang. Saat di perjalanan, saat menatap jendela mobil, gak sengaja ngeliat gedung kantor seseorang. Gedung sebesar itu dan sering sekali saya melewatinya saat masa-masa KP dulu, tapi baru tau sekarang. Ternyata di komplek perumahan Tebet, ada taman yang bagus. Daerah ane adanya lapangan rumput haha. Seneng banget dengan suasana daerah Tebet: adem. Apakah ini karena dulu semasa kecil pernah tinggal di Tebet pula? Haha, bahkan saya gak ingat suasana saat itu :p





Dan seperti biasa, wisata kuliner tetap tidak lupa, hehe. Seneng banget ada yang jualan tahu gejrot, makanan nostalgia zaman SD. Ortu sempet bingung kenapa saya suka banget sama tahu gejrot padahal bau. Haha, justru bau nya itu yang…

Tanda

Hampir semua kejadian di dunia ini selalu diawali dengan tanda. Sebelum kita benar-benar sakit Allah SWT sudah mengirimkan tanda misalnya berupa bersin-bersin, gak enak badan, diare dan lain-lain. Apabila dibiarkan dan tidak kita cegah, maka kita akan benar-benar sakit bahkan boleh jadi dirawat di rumah sakit. Begitu pula dengan keberhasilan hidup dan peningkatan derajat kehidupan. Allah juga mengirimkan banyak tanda, apabila kita kemudian mengoptimalkannya maka kesuksesan akan menghampiri kita. Namun apabila kita tidak sanggup memahami tanda-tanda itu, kehidupan kita tak akan beranjak naik. Tanda yang Allah kirimkan ada yang muncul dari dalam diri kita ada pula yang berasal dari lingkungan kita. Tanda dari dalam diri misalnya berupa perasaan gelisah atau pertanyaan-pertanyaan yang tiba-tiba muncul di hati Anda. “Inikah kehidupan terbaikku? Apabila aku meninggal hari ini telah cukupkah bekalku? Sudahkan aku optimalkan kemampuanku? Pantaskah aku mengaku sudah bekerja keras atau sejatinya…

Hubungan Kata dan Perasaan

Image
Perempuan dan laki-laki dapat dibaca dari perkataannya. Aku belajar tentang ini dari banyak buku dan banyak pengamatan. Ada kalanya tanpa disadari, kata adalah jembatan kecil yang bisa kamu jajaki untuk menelusuri, ada apa diujung sana.
Baca posting tumblr Ilma tersebut bikin jleb.  Beberapa hari yang lalu sempat terpikir juga menganai bahasa yang sebenarnya mencerminkan perasaan. Saya biasa menggunakan bahasa "aku-kamu" secara konsisten hanya dengan orang-orang tertentu saja. Terkadang saya malah segan mengatakan "kamu" untuk seseorang tertentu. Untunglah di bahasa Indonesia ada panggilan lain, hanya 3 huruf depannya saja yang saya gunakan, jika panggilan utuh malah lebih segan lagi, terkadang disebut sih, tapi sangat jarang. 
Tapi jika dia yang menggunakan panggilan itu untuk menyebut dirinya sendiri, masih terdengar aneh sampai sekarang. Lebih aneh lagi jika mendengar suara langsung, bukan tulisan. Terlalu personal. Tapi terserah, mungkin panggilan itu yang memb…

Be Grateful!

Hari senin lalu makan siang di kantek dengan menu "surga dunia" (apalah): sop kimlo + daun pepaya + botok teri + nasi, seharga Rp 13.000,- Jujur salah pilih menu hemat. Sepulangnya dari kampus, ada acara TV yang menampilkan kisah seorang anak (sekitar umur 10 tahun, laki-laki) pemulung minyak. Dia memulung minyak curah sisa dari drum-drum yang ada di setiap warung di pasar. Kalo dihitung, untuk satu drum cuma bisa dapet kira-kira 3 sendok makan minyak. Dia kumpulkan hampir seharian sampai terkumpul 3 kg (sebenarnya jumlahnya tidak menentu, tapi paling banyak yang pernah dia dapatkan adalah 3 kg). 
Selain memulung minyak, dia suka mencari pekerjaan lain seperti membantu mengangkut barang-barang dagangan dari truk ke warung terdekat atau membawa drum-drum minyak kosong ke distributor minyak yang sedang singgah di pasar untuk memasok minyak. Dari hasil pekerjaan tambahan ini, dia mendapatkan upah Rp 2000,-
Setelah itu dia pulang ke rumah, memberikan hasil kumpulan minyaknya ke…

Olahraga Pagi di Senayan

Image
Dari hari jumat tiba-tiba random banget terpikir mau olahraga pagi di Senayan esok harinya, gak biasanya loh. Niat pun langsung diutarakan hari itu. Esoknya, jam setengah enam, langsung bergegas ke Senayan. Indahnya jalan-jalan Jakarta di pagi hari berkabut dan suasana lengang. Keren banget deh Jakarta kalo tanpa macet. 
Sampai di sana, jalan mengelilingi stadion sekali lalu mengikuti senam bersama. Udah hampir lima tahun kali ya gak senam massal begini. Ada instruktur senam di depan dan dibayar dengan "saweran", haha baru tau ada hal begitu. Berkeringat, segar, tapi gak pusing (mungkin kalo jogging udah pusing berhubung lagi flu juga) terasa setelah senam. Daan, saatnya sarapan..
Di sekitar gerbang masuk, ada kumpulan pedagang yang menjual makanan seperti mie ayam, bubur, ketoprak, gorengan, bahkan sayur warteg. Tapi saya memilih membeli bubur. Baru kali ini beli bubur ada mie keringnya. Kalo kata ayah, itu adalah mie bihun yang digoreng, jadi kriuk deh. Tapi kalo kelamaan…

Kajian Pranikah FUSI FTUI 2013

Entah kenapa ya, akhir-akhir ini makin sering menemukan seminar pranikah. Berasa aneh aja dibombardir begini. Haha, tapi yasudahlah, yang penting ilmunya. 
Berikut ada rekaman kajian pranikah yang diselenggarakan FUSI FTUI senin lalu (6 Mei 2013). Saya sempat hadir dan memang kajiannya bagus sekali, tidak membosankan (haha iyalah, temanya begitu), maksud saya kajian dikemas tidak monoton dan terkadang jleb jleb gitulah :p 
Rekaman bisa di-download di sini :

Kajian Pranikah FUSI FTUI 2013

Kisah Ranting dan Ketidaksempurnaan

Seorang guru hendak menilai seberapa jauh muridnya memahami segala yang sudah diajarkannya. Guru itu berkata kepada sang murid, “Tolong kau masuk ke dalam hutan belantara di depan kita. Carilah dan ambillah satu ranting yang paling baik.
Murid tersebut mematuhi ucapan sang guru. Tanpa memperdulikan keselamatannya, sang murid masuk hutan, mencari ranting terbaik ke sana ke mari. Kadang, ia tertarik pada salah satu ranting. Akan tetapi, saat itu pula muncul suara di dalam hatinya, “Kau akan menyesal mengambil ranting tersebut. Siapa tahu di depan sana ada ranting yang lebih baik.”
Demikian seterusnya. Setiap si murid menemukan ranting, setiap itu pula hatinya berpaling. Akhirnya si murid datang ke tempat semula, menghadap gurunya, tanpa membawa apapun. Sang guru tentu saja mempertanyakan hal tersebut.
“Sudah kubilang bahwa kau harus mencari satu ranting. Mengapa kau tidak mendapatkannya? Ayo kembali ke hutan dan temukan!” kata sang guru setengah membentak.
Sang murid bergegas lari ke…

Ketika Skripsi Mencuri Hati

Modelling itu tidak gampang.
Saya harus mau tidak mau mengenal lebih dekat dengan Program Plaxis.
Bagaimana cara dia bekerja, sentivitasnya, kekhususannya, wah seperti sedang berusaha memahami seseorang #eh salah fokus :D
Semuanya diketahui dengan cara uji coba berulang-ulang, sampai sempat saya putus asa, tapi gak boleh kan.

Tiap hari modelling ini dan itu, nyoba ini dan itu, sampai saya sendiri lupa menemukan lokasi file tertentu di laptop karena saking banyaknya folder yang isinya file uji coba semua.
Untuk 1 model, saya butuh waktu kurang lebih 45 menit untuk running Calculation. Mau gak mau, saya harus memanfaatkan waktu sebaik mungkin di lab agar satu hari bisa dapet beberapa hasil permodelan. Berhubung komputer di lab dipakai oleh banyak orang.
Hampir setiap hari saya datang pagi-pagi, jam 8 udah di lab. Langsung ambil donggel (hardlock), nyalain komputer lab, masukin flash disk, pindahin file, dan memulai running.
Seraya menunggu hasil, saya menyiapkan model selanjutnya.
Yah d…

wronged

terlalu sayang membuang momen hanya untuk itu
waktu pun berlari tanpa disyukuri
padahal setiap momen itu anugerah, tak dapat kembali, perlu disyukuri
ada keluarga, sahabat, dan orang-orang lain yang hadir di dalam hidup
bukan untuk disayangkan jika terasa merugikan, tapi bersyukur karena telah hadir untuk menguji
bukan untuk terlalu disukai jika terasa sangat indah, tapi bersyukur

untuk apa melekat? tidak ada yang pasti
terasa hebat, dikagumi? hanya satu atau mungkin hanya khayalan
kita tak dapat menembus bumi dan melompat setinggi langit, what to be proud of?
saat sakit, butuh obat | saat dada sesak, butuh tabung oksigen | saat kekurangan darah, butuh donor darah
we are weak, so what to be proud of?

terlalu melekat
sehingga tak bersyukur dengan momen yang ada
terlalu merasa ingin terlihat hebat
sehingga terlalu sombong

terasa kering, rindu terhadap sesuatu
mungkinkah ruang cinta itu ada dua? atau satu?
satu-satu nya hanya untuk Allah, tanpa diganggu oleh apapun atau siapapun
lalu ada…