Be Grateful!

Hari senin lalu makan siang di kantek dengan menu "surga dunia" (apalah): sop kimlo + daun pepaya + botok teri + nasi, seharga Rp 13.000,- Jujur salah pilih menu hemat. Sepulangnya dari kampus, ada acara TV yang menampilkan kisah seorang anak (sekitar umur 10 tahun, laki-laki) pemulung minyak. Dia memulung minyak curah sisa dari drum-drum yang ada di setiap warung di pasar. Kalo dihitung, untuk satu drum cuma bisa dapet kira-kira 3 sendok makan minyak. Dia kumpulkan hampir seharian sampai terkumpul 3 kg (sebenarnya jumlahnya tidak menentu, tapi paling banyak yang pernah dia dapatkan adalah 3 kg). 

Selain memulung minyak, dia suka mencari pekerjaan lain seperti membantu mengangkut barang-barang dagangan dari truk ke warung terdekat atau membawa drum-drum minyak kosong ke distributor minyak yang sedang singgah di pasar untuk memasok minyak. Dari hasil pekerjaan tambahan ini, dia mendapatkan upah Rp 2000,-

Setelah itu dia pulang ke rumah, memberikan hasil kumpulan minyaknya kepada ibunya untuk disaring lagi, lalu dimasukkan ke dalam plastik dan dijual di warung terdekat. Dapatlah Rp 8500,- hasil penjualan minyak itu. Jadi hari itu, dia mendapatkan total uang Rp 10.500,- yang jika dibandingkan dengan menu makanku senin lalu pun belum terbayar, baru dapet sop kimlo + nasi saja. I must be so grateful to Allah for this :(

Comments

Popular posts from this blog

The Journeys in 2017

Opini Tentang Depresi

Kisah Ranting dan Ketidaksempurnaan