Menjelang 22 (kegalauan mencari kerja) T.T

Setiap kali melihat para wisudawan: "setelah hari wisuda itu, mereka mau ngapain ya? kerja dimana?"
Setelah sidang, timbul pertanyaan: "diterima di perusahaan mana ya? apakah mereka mau menoleh dengan CV dan transkrip ini?"

Bahkan rasanya jurnal berat sekali untuk disentuh.
Membaca salah satu rekap perjuangan melamar pekerjaan seorang senior pun rasanya bikin makin sedih. 
CV sudah disebar, baru beberapa hari yang lalu, tapi tak kunjung ada respon. Padahal sudah dikirim ke bagian dept-head. Jika dibandingkan senior yang bekerja di sana, tak sampai 3 hari sudah ditelpon. Padahal melalui HRD. Ini sedih banget T.T

Benar-benar saat ini terasa berada di persimpangan jalan, bingung sekali. 
Menjalani hari seperti ini rasanya sulit. Mau membuka awal yang baru pun terasa sulit :( 
Serasa benar-benar aku sedang mengawali sesuatu dari nol, kehidupan yang sesungguhnya. Mungkin selama ini hanya berurusan dengan sekolah dan sekolah. 
Suatu ketika pulang dari test tulis di suatu konsultan, rasanya tak selamanya yang diinginkan itu terwujud. 
Bercucuran air mata di depan ibu pun sudah, tapi tetap saja masih terasa sedih. 
Apalagi jika dihadapkan masalah gender. (Allah...  T,T)

Comments

Popular posts from this blog

Kisah Ranting dan Ketidaksempurnaan

The Journeys in 2017

Opini Tentang Depresi