Posts

Showing posts from August, 2013

Masa Transisi Kampus-Pasca Kampus

Menceramahi diri sendiri :|
Akhir-akhir ini hati terasa rusuh, benar-benar rusuh. Rasanya sudah terlalu jauh untuk mengkhawatirkan sesuatu yang saya sendiri tidak dapat memprediksinya. See? Semuanya Allah yang menentukan. Berencana tetap, merancang Plan A, Plan B, dst boleh-boleh saja karena ungkapan "biarlah hidup mengalir begitu saja" sungguh sesat menurut saya. Bukankah kita dilahirkan pasti ada perannya masing-masing dan kenapa memilih untuk menjadi seakan-akan tak berguna?
Kenapa pula harus khawatir? Rasanya ada nikmat yang terlupa. Nikmat saat merasakan "tak perlu takut, ada Allah, Allah pasti selalu menolong dan menunjukkan ke jalan yang benar" untuk setiap hal kecil yang membuat khawatir. Tapi dengan syarat: ikhtiar harus tetap dilakukan. 
Transisi dari kehidupan kampus menuju pasca campus sempat membuat saya sendiri cemas dan khawatir. Galau banget. Yang tadinya pengen banget dapet kerja, eh jadi gak niat kerja, shock ketika melihat kehidupan para pekerja…

Bersyukur

Image
Fase baru, lembaran baru.  Bekerja adalah hal yang paling diinginkan bagi yang baru lulus kuliah selain perihal nikah *oops :D Fase baru ini menyadarkan kita bahwa inilah awal mula fase baru ke 'kehidupan yang sesungguhnya'.  Secara tidak sadar, ternyata baru ingin memulai saja, sudah ada pelajaran baru, yaitu perihal bersyukur. 
Ketika sama-sama sudah bekerja, lalu pada akhirnya berkutat perihal pentingnya gaji, iri pun kadang datang tanpa diundang. Satu-satunya cara untuk menghilangkannya adalah bersyukur dengan yang didapatkan saat ini dan berbaik sangka kepada Allah. (I'm in progress of learning too). 
Saya jadi teringat beberapa hadist dan ayat-ayat suci Al-Quran tentang bersyukur:

"Sesungguhnya bersyukur akan menambah kenikmatan Allah, dan perbanyaklah doa." (HR Ath-Thabrani) "Dan (ingatlah) ketika Tuhanmu memaklumkan, "Sesunguhhnya jika kamu bersyukur, niscaya Aku akan menambah (nikmat) kepadamu, tetapi jika kamu mengingkari (nikmat-Ku), maka pa…

reminder

“Klo kamu masih minta nominal sama Allah, itu tandanya kamu ga percaya Allah Maha Kaya. Allah kan Maha Pemberi Rezeki, kamu doa minta rezeki sekalian aja yang ga masuk akal, yang kamu pikir ga mungkin dapet rezeki sebanyak itu. Kalau Allah ngerasa kamu pantes ngedapetin rezeki itu, pasti di kasih deh dengan jalan yang ga kamu duga. Cobain deh, saran mama.“
Allah itu Maha Kaya, jangan minta nominal. Minta yang banyak sekalian, klo Allah ngerasa kamu siap,pasti di kasih kok mau bagaimanapun caranya.
“Ya Allah, saya mau membahagiakan kedua orang tua saya dengan pulang ke Indonesia. Tolong berilah rezeki supaya saya bisa pulang-pergi Jerman-Indonesia, Indonesia-Jerman, gratis Ya Allah. Dan semoga adik saya, Asa juga bisa ikut pulang tahun ini gratis juga. Lewat jalan apa, hanya Engkaulah yang tahu hehe. Saya percayaaaaa bangeeett Engkau maha kaya. Kabulkanlah do’a anak rantau yang sedang kangen rumah ini Ya Allah. Aamiin“
http://nadhira-arini.blogspot.com