Posts

Showing posts from September, 2013

Kecewa | Don't Push Yourself | Jujur ... | Doa

Kecewa -- Kecewa? Hal itu karena keinginan yang sesungguhnya adalah menjadi pribadi yang bermanfaat bagi orang lain, bukan hanya bekerja keras demi memperkaya diri saja. Sesungguhnya, bekerja sesuai bidang ini juga bermanfaat, namun tetap masih banyak kepentingan pihak lain bermain di sana, belum murni karena ketulusan untuk kebermanfaatan bersama.
Kecewa boleh, tapi pasti harus ada usaha yang menyertai untuk mengarahkan terwujudnya keinginan yang sesungguhnya, toh tujuannya baik, Insya Allah ada jalannya jika Allah menghendaki. Jadi, yang ada di depan mata ya dijalani dulu. Niat untuk mencari ilmu dan pengalaman. Bukankah yang ada saat ini  juga bagian dari takdir dan juga hasil dari usaha yang lalu? Berarti ada pembelajaran sekaligus perbekalan di sana, Insya Allah. Jangan sampai kekecewaan ini berlanjut terus sampai menjadi lupa bersyukur. Semakin terus kecewa sehingga semakin tidak bersemangat mencapai tujuan yang harus dicapai saat ini.
Don't Push Yourself -- Kenapa harus me…

Awal Masuk Kerja (Re: Suasana Hati)

Image
Terhitung sudah berjalan 3 minggu bekerja. Sebenarnya masih "training" karena belum ada proyek baru dan proyek saat ini sudah berada di hampir akhir proses. Minggu pertama sungguh uring-uringan, rasanya seperti terlanjur masuk ke penjara, pikiran begitu sempit, sangat jauh berbeda dengan apa yang aku bayangkan dahulu, yaitu site engineer. Apalagi saat itu mama lagi ada di Malang, rasanya ada yang kurang di rumah setiap pulang ke rumah. Ditambah stress macet yang sangat parah setiap kali pergi dan pulang kantor. 
Saat itu jadi serba mikir kejauhan, mengkhawatirkan hal-hal masa depan yang bahkan saya tak pernah pikirkan saat masa-masa mencari kerja atau bahkan saat kuliah. Kalau kata Ippho: atheis kecil. Rasanya seperti lupa akan tujuan awal. Padahal tujuan awal saya sederhana: ingin mencari ilmu dulu. 
Semuanya jadi serba dikangenin. Setiap hari rasanya kangen banget sama kampus, Fakultas Teknik.

(http://edorusyanto.files.wordpress.com/2011/12/ui-ft-kampus.jpg)
Kangen banget…

Berkunjung ke Kampus :')

Senang banget hari ini bisa bertemu warga kampus dan kehidupan kampus yang saya rindukan, bisa makan sop + bandeng presto + daun pepaya di kantek dan bisa bertemu ibu penjualnya hoho. FT masih seperti itu saja, ya memang, karena toh baru 2 minggu meninggalkan kampus, namun orientasi kehidupan saya berubah menjadi dunia kantor yang sangat jauh berbeda dari kehidupan kampus sehingga 2 minggu itu terasa lama sekali, seperti terasa berbulan-bulan. 
Dari rumah ke kampus naik motor bareng mama. Saya kembali menelusuri rute jalan yang biasa dilewati kalo mau berangkat ke kampus. Huhu, 2 minggu berlalu menyisakan kemajuan di rute itu. Sekarang, salah satu bagian ruas jalan rusak di komplek AD Cijantung sudah diubah menjadi perkerasan beton. Time flies... Sedih sekaligus seneng bisa melalui jalur itu. Jalur tenang dan jarang macet itu jadi tempat favorit untuk introspeksi diri sambil mengendarai motor. 
Tadi siang ketemu icha dan eby di kantek. Pas banget saat mau ke FT, eby sms, bertemulah k…

Are You Ready To 'Grow Up'?

Image
It's a simple sentence but it means a lot for me. 
For a week, there were too much things I've been worried about. Just worry and scare left in every time I was worrying about future. I don't know how this feelings could transit in my heart. Untill I had no spirit in every single day I went to my office. I never felt this before. 
And last night, I happened to watch a movie: "The Proposal" telling about a career woman whose life was only about her career untill she forgot how to love and to be loved. And in advertently, she 'has to marry' a man (her assisstant in her office). Both were not ready. But, they had to be ready because the wedding had been arranged. The bridegroom is a passionate person who braves himself come to NewYork to be an editor as he wanna be. He left his hometown whereas his family was rich. Every single shops in his hometown are owned by his family, but he decided not to be in his comfort zone such continuing his family's bussin…

selfish

indeed we have our own bussiness to be accomplished, but it doesn't mean to lead to selfish  it's called selfish if you always try to make your personal needed be number one whenever the situation is it's a wise thing if we can place ourselves on the way of others' feeling while asking something, not urging someone to fulfill our needed first
it will be more beautiful when tolerance is exist. no one would feel hurted and sincerity is always in the air :) indeed 'take and give' will not always be rewarded the same way for several conditions, but at least 'take and give' will be initial tie to convince that 'we are tolerance each other' sometimes it becomes a questioned relationship: "are we friends?"