Talking about Marriage

Minggu pagi lalu saat santai minum "kopi", tiba-tiba ada whatsapp dari kawan lama yang meminta saya datang ke seminar pra-nikah, seminar yang sebenarnya saya tidak ingin ikuti lagi sejak tahun lalu. Sebenarnya kawan saya itu sudah mendaftar dan membayar biayanya, tinggal hadir saja. Namun, karena ada suatu hal, ia tidak bisa hadir di seminar dan meminta saya untuk menggantikannya sekaligus menugaskan saya untuk merekam isi seminar.

Kabar dari teman saya itu sempat membuat terkejut dan bimbang. Terkejut karena seminarnya adalah bertema pra-nikah, bimbang karena saya tidak ingin membahas dulu masalah nikah ini, apapun itu baik seminar ataupun buku-buku, namun kawan saya sedang butuh pertolongan sedangkan saya tidak punya agenda pasti di hari itu.

Di hari sebelumnya, dalam liqo dibahas materi tentang membaca pertanda dari-Nya karena terkadang Allah sendiri lah yang akan turun tangan mengajari kita. Saat itu saya menjadi mengubah mind set. Baiklah saya mengikuti seminar karena memang ada orang yang membutuhkannya dan karena Allah yang mungkin dengan cara ini ingin menegurku bahwa aku harus mempersiapkan diri :p

Hari itu, ortu lagi ingin pergi ke citayam, jadi searah lah kita dan akhirnya bisa diantar ke tempat seminar yang berlangsung di balai walikota depok. Senangnya bisa diantar.

Di sana saya bertemu beberapa kawan haha. Ada yang memang hadir karena akan menikah dan ada yang ingin menimba ilmu saja meskipun belum akan menikah.

Di akhir seminar, saya merasa beruntung sekali bisa hadir, selain karena gratis (hehe) namun juga isi seminar "ngena" banget terutama tentang persiapan diri sebelum menikah yang konkrete. Seminar ini berbeda sekali dengan seminar tahun lalu. Di kesempatan itu, semua fakta seakan dibeberkan apa adanya, terutama bagian yang pahit agar kita benar-benar paham suka-duka berumah tangga. Tidak hanya sekedar membahas "kebersamaan". Ya Rabb, semoga seminar kedua ini tidak terlewat begitu saja hanya sekedar berilmu, tapi bisa segera dipraktikkan :)

Hari ini juga mengejutkan. Department manager sekaligus teman dekat tiba-tiba menyinggung masalah married sebelum meeting dimulai.
S :  "Ay, pengumuman S2 di Korea nya kapan?"
A : "ohh masih lama. Desember bu."
S : "Berarti sekarang tinggal merencanakan married ya?"
JLEB JLEB JLEB
S : "emang udah ada jodohnya Yu?"
A : "belum tahu bu. Tapi saya sudah pernah bicara ke murobbi."
A : "Bu, kok tahu saya sedang memikirkan hal itu? Apa karena waktu itu saya sempat menanyakan tentang manajemen keuangan di rumah tangga?"
S : "Haha.. itu termasuk. Tapi gak hanya itu sih."
A : "Wah tau dari mana bu?"
S : "Ada deeeh. Semangat melengkapi setengah dien nya Yu!"
A : "sau baru tahap mempersiapkan aja dulu bu :p"

Di sore hari, ada teman arsitektur yang tanya (sebelumnya sudah ada dialog yang mengarahkan ke tema ini):
Ag : "Yu yu, beneran nih, kriteria apa sih yang Ayu liat dari calon pasangan?"
A : bla bla bla
Ag : "ayu udah punya calon nya belum?"
A : "ih bapak kepo bangeet"
Ag : "saya punya kenalan nih Yu yang salat lima waktunya terjaga banget"
A : "salat aja gak bisa jadi patokan pak"
Ag : "oh gitu oke oke"
A : "Ih pak, kok aku jadi ngeri sih pak :|"

Serta mimpi setelah istikharah yang tiba-tiba membuat saya inisiatif untuk mengikuti seminar. Semoga ada jalan dari Allah jika Allah memang ingin pertemukan. Aamiin




Comments

Febry Dahyani said…
Aamiin
Barakallah apee :3
Share2 juga ilmunya yaa ;)
gongjunim said…
usia segini emang lagi gimana gitu ya hehehe... dan pernah suatu kali ibu gw bilang gini "teteh mah kalo udah mulai ngomongin nikah, kabur mulu"
Ayu Nuradi said…
Aamiin..
Sip by. Hub aq aja klo mau rekaman nya hehe
Ayu Nuradi said…
Sebenernya udah dari jaman tahun terakhir kuliah yg berasa "gimana gitu" Sol. Tapi kerasa konkrete nya banget itu setelah lulus & ngerasain kerja.

Setahun belakangan ini aja Sol yang aq gak mau bahas nikah dulu karena memang mau fokus memperbaiki diri sendiri dulu hehe.

Ayah n ibu jadi blak2an juga soal nikah ini haha. Tapi lega setidaknya ortu sudah siap :p

Popular posts from this blog

Opini Tentang Depresi

Back To My 90's Favourite Songs

Sarang In Ga Yo - Perhaps Love (Princess Hours OST) - Music Piano Sheet