Menyapa Hati

Datang sendirinya
Setelah setahun lamanya menjaga 
Rupanya bukan menjaga, tapi menghilangkan
Terlalu menyedihkan jika diingat kembali
Hampir-hampir tidak percaya pada diri sendiri: merasa besar rasa kah atau memang ada sesuatu
Menyalahkan diri sendiri karena berpikir sudah besar rasa
Jika diputar kembali, sungguh mustahil jika disebut biasa 
Dan teman datang membawa dugaannya,
menduga seperti yang sudah diduga
Ini bukan tentang besar rasa

Yang berlalu biarlah, tidak perlu ditengok lagi  
Biarkan kertas putih disodorkan di hadapan wajah
Di sana ada jawaban, kepastian
Bagaimanapun waktu berjalan, tak menunggu ketidaksiapan
Pada akhirnya satu tujuan harus diamalkan, mengikuti sunnah Rasul
Jika perkara ini bukanlah untuk masa depan, setidaknya terlihat jelas kemana langkah kaki selanjutnya memilih

Dalam perjalanannya selalu maju mundur. Apa yang terjadi masa lalu tentang prinsip yang sebenarnya bisa berubah, khawatir kecewa, dan mental berlepas tangan dari urusan membuat mundur. 
'Ada seseorang yang lain mungkin..' 
Dan bertemu seseorang dalam mimpi mengatakan, "bertahanlah pada proses itu" 
Terbangun dari tidur dan pesan itu masih hangat diingat
Terasa waktunya tepat 

Biarlah dicoba 
Karena bagi mereka yang perduli perasaan mereka sendiri, ia tidak akan tinggal diam 


Comments

Febry Dahyani said…
suasana hati tenang, kian sabar
hingga kata-kata puitis nan lembut
tertulis dan terdengar
#apalahini #cinta
Ayu Nuradi said…
Iya by alhamdulillah..
Akhir2 ini jadi semakin paham tentang 'ana uhibbuki fillah'
Dan jika cinta itu dibingkai dalam cara yang baik, sungguh mulia rasanya
#tsaahh
Febry Dahyani said…
unyu2 banget sih pe >.<
Ayu Nuradi said…
Hahaha
Bingung by unyu-unyu nya sebelah mana hihi

Popular posts from this blog

Opini Tentang Depresi

Back To My 90's Favourite Songs

Sarang In Ga Yo - Perhaps Love (Princess Hours OST) - Music Piano Sheet