Pizza Original - Resep

Atas permintaan beberapa teman yang ingin membuat pizza, akhirnya terdorong juga membuat ringkasan resepnya yang sudah disesuaikan sedikit dengan pengalaman praktik sendiri hehe. Bagian terpenting dari membuat pizza adalah membuat roti crust. Di resep ini, saya masih mencoba dengan tepung lokal. Ada saran dari teman untuk mencoba tepung dari italia yang katanya bisa membuat roti menjadi lebih enak. Berikut resep untuk pizza dengan topping original :)

Bahan-bahan crust:
  • 600 gram tepung terigu protein tinggi (cak** **mbar) 
  • 370 mL air hangat kuku 
  • 11 gram ragi kering/dry yeast (1 sachet kecil F**mipan)
  • 2.5 sdt garam 
  • 60 mL (5 sdm) olive oil/minyak sayur 
  • 1/2 sdm gula pasir 
Bahan-bahan topping:
  • saus tomat
  • oregano
  • paprika
  • bawang bombay 
  • sosis/bakso ikan
  • jamur merang 
  • kaju (quick melt, mozarella)

Cara: 
  1. Campurkan setengah bagian air hangat kuku dengan ragi dan gula. Diamkan selama 8 menit hingga berbuih. Gunakan wadah yang cukup karena ragi yang tercampur gula akan berbuih dengan cepat. 
  2. Aduk garam dengan tepung yang sudah diayak. Tepung yang diayak bertujuan untuk memudahkan tepung bercampur dengan bahan campuran lain sehingga adonan menjadi lembut. Pastikan tepung yang digunakan adalah tepung berprotein tinggi. 
  3. Buat lubang di bagian tengah tepung, lalu masukkan minyak, ragi yang telah berbuih, dan sisa air ke dalamnya. Aduk sampai rata. Pembuatan lubang di tengah tepung bertujuan untuk memudahkan pengadukan agar tercampur rata. 
  4. Setelah tercampur rata, uleni adonan selama 10 menit sampai menjadi kalis. Tanda adonan sudah kalis adalah adonan sudah tidak lengket lagi dan terlihat semua bahan sudah tercampur dengan baik (tekstur adonan lembut, tidak ada gumpalan-gumpalan tepung). Adonan dapat diuleni dengan bantuan rolling-fin menggunakan metode folding-rolling (lipat lalu gulung) agar adonan cepat kalis. Cara menguleni dengan baik dapat dilihat pada video. 
  5. Setelah kalis, bentuk adonan menjadi bulat dengan menarik adonan ke arah dasar (seperti pada video) agar permukaan adonan menjadi berongga untuk memudahkan ragi mengeluarkan udara hasil fermentasi. Tempatkan adonan pada wadah dan tutup rapat selama 45 menit. Setelah 45 menit, adonan akan berukuran 2x lebih besar. 
  6. Kempeskan adonan, lalu bagi adonan menjadi 3 bagian. Masing-masing adonan dapat diuleni kembali sebelum dipipihkan menjadi bulat/persegi pipih di loyang yang telah diolesi sedikit minyak. Bila perlu, tusuk-tusuk adonan sedikit dengan garpu setelah dipipihkan di loyang.
    adonan yang telah dipipihkan
  7. Olesi permukaan adonan dengan sedikit minyak, lalu olesi saus tomat, tebar oregano, tata bahan-bahan topping lainnya. 
  8. Oven pada suhu 200 derajat Celcius selama 20 menit. Dari pengalaman saya dengan oven listrik biasa: 10 menit untuk sisi bawah dan 10 menit untuk sisi atas secara terpisah. 
  9. Potong pizza sesuai selera. 
    pizza original setelah matang


cara menguleni adonan roti



Selamat mencoba ^_^ 

Comments

Post a Comment

what do you think?

Popular posts from this blog

The Journeys in 2017

Kisah Ranting dan Ketidaksempurnaan

Opini Tentang Depresi